Tampilkan postingan dengan label agus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agus. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 April 2012

sok breaker hybrid motor

Bagi Anda yang mau meningkatkan kenyamanan sepeda motornya, YSS punya  sokbreker atau peredam kejut baru untuk belakang, dengan teknologi hibrida. Prosesnya menggabungkan gas nitrogen dan oli yang bekerja terpisah dalam tabung ganda. Hasilnya, redaman lebih empuk dan tendangan balik lebih sempurna.

YSS menyediakan produk ini untuk semua model motor dari merek Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Harga dibanderol Rp 690.000 untuk jenis twin shock dan Rp 522.000 (single shock). Tertarik? Langsung sambangi Tiga Saudara Motor, Jalan Kebun Jeruk III Nomor 98 A  Jakarta, telepon 021-6249359; atau Outlet MITRA 2000, Komplek Lodan Center Blok G Nomor 2, Jalan Lodan Raya Nomor 2, Jakarta, telepon 021-6930777.

Kamis, 26 April 2012

Pilih Sokbreker Yang Sesuai

Pilih Sokbreker Yang Sesuai

Selain untuk menopang mobil, sokbreker juga berfungsi sebagai peredam gaya tekan yang terjadi berdasarkan kondisi jalan, gaya mengemudi dan pantulan per. Namun karena kondisi jalan tidak selalu bersahabat ditambah cara mengemudi yang agresif, umur pakai sokbreker alias peredam kejut ini tentu makin cepat.

Di pasar tersedia beragam pilihan sokbreker pengganti. Mulai komponen orisinal standar pabrik, produk aftermarket  yang sejenis dengan standar, sokbreker dengan spesifikasi khusus untuk balap, hingga produk rakit ulang (rebuilt). Tentu harganya juga berbeda-beda. Sebelum memilih, sebaiknya ada pemahaman tentang karakter sokbreker, sehingga tidak terjadi salah pilih.

Berdasarkan arah gerakan, sokbreker dibagi atas single  dan double action.  Untuk single action,  gaya redam terjadi hanya pada langkah memanjang (rebound stroke). Namun pada model double action,  gaya redam terjadi baik pada saat memanjang atau memendek (bound stroke). Alhasil sokbreker tipe double action  lebih nyaman digunakan ketimbang single action  karena setiap gaya tekan diredam dengan baik.

Sementara dilihat dari isinya, sokbreker dibagi menjadi jenis oli dan gas. Kelebihan sokbreker gas adalah responsnya yang lebih cepat dibanding jenis oli. Akibatnya mobil tidak mudah limbung, meski kenyamanannya saat menerjang lubang jadi berkurang. Meski disebut sokbreker gas, tapi bagian dalamnya tetap menggunakan oli dalam jumlah besar.

Alasannya adalah karena komponen bergerak di dalam sokbreker butuh pelumasan, dan bila hanya terisi gas maka reaksi jadi terlalu cepat sehingga mobil menjadi sangat tidak nyaman. Temperatur sokbreker juga lebih tinggi akibat gesekan, hal ini bisa membuat sil-sil penyekat menjadi lebih cepat aus.

Hal lain yang juga patut diperhatikan saat memilih sokbreker adalah panjang maksimum saat gerakan memanjang. Serta pendek minimum saat memendek. Hal ini diperhitungkan dengan jarak main dari per mobil. Jika panjang maksimum per kurang dari yang dibutuhkan, maka beban mobil saat berayun akan dipikul oleh sokbreker. Demikian pula bila panjang minimum saat memendek kurang dari yang dibutuhkan akan terjadi hal yang sama. Alhasil sokbreker jadi cepat rusak akibat memikul beban berlebih.


Bagaimana dengan sokbreker rekondisi? Produk ini tidak dianjurkan untuk dipakai karena kualitasnya tidak jelas. Cairan yang disuntikkan tidak mungkin dapat bercampur sempurna dengan yang ada di dalam karena oli yang ada sudah mengalami kejenuhan.
Meski lebih murah tapi kualitas redaman dan umur pakainya tidak akan sebaik yang baru. Belum lagi risiko bocor dari bekas lubang suntikan akibat proses penambalan yang tidak bisa sempurna. Maunya berhemat malah akan merepotkan di kemudian hari.


Sokbreker gas tidak mungkin disuntik. Karena begitu dilubangi, gas pengisinya akan segera keluar. Jika dipaksakan hanya akan mengubahnya menjadi sokbreker oli.

Pertimbangan terakhir adalah kebutuhan. Jika hanya untuk kondisi normal, shock absorber  standar pabrik ataupun aftermarket  yang sejenis sudah cukup. Namun jika ingin sedikit lebih stabil namun tanpa mengurangi kenyamanan tersedia beragam pilihan di pasar.
Patut diingat, harga untuk spesifikasi khusus tentu lebih mahal dari model standar itu. Lalu, gaya redam besar dapat meningkatkan pengendalian namun mengurangi kenyamanan. Sebaliknya, memilih sokbreker yang lebih empuk tentu mengurangi kemampuan bermanuver meski makin nyaman.


Kapan harus ganti sokbreker?
Ada beberapa hal yang bisa dijadikan patokan sokbreker sudah waktunya diganti.
-  Lihat keausan ban yang tidak merata. Sokbreker rusak menjadi salah satu penyebabnya.
-  Perhatikan saat mobil melalui polisi tidur, jalan berlubang atau rel kereta api. Bila mentok atau kandas berarti sokbreker perlu diganti.
-  Atau mungkin Anda pernah merasa setir seringkali membuang dan sulit dikendalikan? Jika iya, itu adalah salah satu akibat dari sokbreker yang sudah ‘mati’.
-  Lihat kondisi fisik sokbreker. Jika ada lelehan oli keluar dari tabungnya, berarti ada kebocoran dan wajib diganti.
-  Tekan ke bawah area bodi di dekat suspensi beberapa kali lalu lepaskan. Kalau ayunan tidak segera berhenti maka bersiaplah membeli sokbreker baru.
Penulis : Susanto Ari P

Rabu, 11 April 2012

cara seting sokbreker

Apa yang dibuat pabrikan buat sok depan, tentu buat kenyamanan berkendara dan bukan untuk keperluan balap. Oleh karenanya buat pemakaian ekstrem di lintasan balap, mesti ada penyesuaian. “Yang jelas sok mesti disetting agar efek ayunannya lebih keras. Jadi ketika dipakai melibas tikungan lebih stabil,” ujar pembalap kelas seeded berpostur langsing ini.

Pada Yamaha Mio dan Suzuki Spin penyesuaian yang dipakai dengan menambahkan oli khusus sok ke dalam tabung. Banyaknya cairan tambahan yang dimasukkan sekitar 30-50 cc. “Itu buat masing-masing tabung ya,” terang Aldhie, dari Bike.rider Shop di Jl. Kalimalang, Jaktim. Oh ya agar oli yang masuk ke dalam tabung sokbreker depan baik sisi kiri maupun kanan pas ukurannya, ada baiknya bila saat melakukan penambahan sekalian ganti oli sok yang baru (gbr.1). Untuk cara ganti olinya enggak beda dengan saat ganti oli sok standar.

Selain dengan menambahkan oli, ada juga cara yang bisa dilakukan. Menurunkan tinggi batang sok, juga mampu membuat efek ayunan sok tersebut jadi lebih keras (gbr.2). “Paling banter turunnya batang sok 15 mm. Caranya dengan mengendurkan baut pengikat batang sok, lalu dorong sok ke atas,” tegas pria berkulit putih ini.

Buat Honda Vario selain bisa memakai trik yang sama dengan Mio dan Spin, juga ada trik lain yang bisa digunakan. Mengganti per sok standar dengan punya Honda Karisma, akan membuat sok depan Vario lebih keras. “Meski enggak sebanyak bila pakai per standar, oli saat ganti per bawaan Karisma juga tetap mesti ditambah,” ujar Marko, panggilan Mariasan Kocek.





Sokbreker Belakang
Lebih keras dari bawaan pabrik juga mesti diterapkan buat aplikasi pada bagian buritan. Bila kondisi sok belakang terlalu lembut, maka saat menghajar tikungan besutan akan banyak mengayun.

“Sebaliknya bila terlalu keras, keluar tikungan saat gas dibuka traksi ban dengan aspal lintasan akan berkurang. Akibatnya tunggangan bisa melintir keluar trek,” terang Marko. Nah untuk mengatasinya, solusinya bisa dengan memakai sok belakang aftermarket dengan kekerasan per yang bisa disetel.(gbr.3). Sehingga saat pembalap merasa rebound sok terlalu keras, maka ayunan per bisa diperlembut.

“Akan lebih yahud bila pilih sok yang kekerasan per atau rebound pada pipa sulingnya bisa disetel sesuai keinginan pembalap,” kata pria berbobot 51 kg ini. Buat penyetelan kekerasan per, semakin setelannya diputar kekanan maka ayunan per akan lebih keras. Pun demikian saat menyetel rebound pada pipa suling. Diputar kekanan berarti membaut rebound lebih keras (gbr.4).

Soal harga sok aftermarket buat skutik balap, di toko-toko aksesori banderolnya Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta.

SETING MOTOR 4 TAK

Untuk meningkatkan daya atau power mesin motor standart yang biasa disebut tune up, perlu diusahakan perubahan-perubahan pada beberapa hal :
  1. Meningkatkan / menaikkan perbandingan kompresi.
  2. Memperbaiki porting IN maupun EX supaya pemasukan bahan bakar menjadi lancar dan baik.
  3. Merubah durasi, Lift noken as.
  4. Mengubah pengapian (apabila dalam perlombaan diperbolehkan).
  5. Mengubah rasio dengan Close Rasio.
  6. Setting karburator.
KOMPRESI
Meningkatkan perbandingan kompresi (Compretion Ratio = CR) adalah cara awal yang ditempuh oleh para mekanik untuk meningkatkan power mesin. Namun demikian untuk meningkatkan perbandingan kompresi perlu diperhatikan beberapa faktor, antara lain :
  1. Bahan bakar yang digunakan.
  2. Kwalitas piston yang digunakan.
CARA MENAIKKAN KOMPRESI :
  1. Mengganti piston dengan model racing.
  2. Mendekatkan deck clearance.
  3. Membubut Head.
  4. Mengelas Head.
  5. Membubut Blok dan Piston.
CARA MENURUNKAN KOMPRESI :
  1. Merimer dome pada head.
  2. Memperdalam coakan klep pada piston.
  3. Membubut piston.
KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
  1. Power mesin meningkat.
  2. Final gear menjadi berat.
  3. Power mesin terasa dari putaran bawah sampai atas.
KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
  1. Mesin menjadi cepat panas.
  2. Engine break menjadi besar dan kasar.
  3. Apabila perhitungan kompresi tidak tepat, sering terjadi detonasi.
Untuk mengetahui / menghitung perbandingan kompresi (CR) dari satu mesin, kita perlu mengetahui dulu volume silinder yang akan dikerjakan.
CONTOH PADA MESIN JUPITER Z O/S 100
Bore atau D : 52 mm = 5,2 Cm
Stroke 54 mm = 5,4 Cm
= 0,785 x 5,22 X 5,42
= 114,62 cc
≈ 115 cc
CONTOH PADA JUPITER Z O/S 100
Volume ruang bakar diukur dengan buret lewat busi adalah 14,55 c
Jadi Volume ruang bakar 14,55 cc – 0,7 cc = 13,85
( 0,7 cc adalah Volume Ruang Busi )
Cara menentukan berapa cc isi ruang bakar yang harus kita pakai pada perbandingan kompresi yang sudah kita tentukan.
Misalnya kita menginginkan perbandingan kompresi 1 : 14 berapa volume ruang bakarnya ?
Berarti apabila kita menginginkan perbandingan kompresi 1 : 14, isi ruang bakar harus 8,84cc.
PORTING
Maksud dari mengubah porting adalah usaha untuk meningkatkan atau memperbaiki efisiensi volumetric dengan mengoptimalkan aliran gas ke dalam ruang bakar.
Ada 3 faktor yang menentukan besarnya tenaga pada sebuah mesin :
1. Efisiensi mesin
yaitu seberapa dorongan pada piston yang dihasilkan oleh gaya putaran fly wheel.
2. Efisiensi thermal (panas)
yaitu seberapa banyak bahan bakar yang harus dibakar/ dipanaskan dalam silinder untuk mendorong piston turun menuju TMB secara efisien.
3. Efisiensi volumetric
yaitu membuat saluran / ukuran yang tepat untuk memompa gas secara optimal.
Macam Macam Bentuk Porting
Dalam modifikasi, Head usahakan agar tidak mendapat hambatan apapun, misalnya lubang intake dengan lubang manifold atas juga harus sama dengan joint / karet manifold, usahakan dalam merimer supaya tidak ada ruang yang menyudut.